Beranda > Kesehatan > DISFUNGSI EREKSI (DE) DAN KENCING MANIS

DISFUNGSI EREKSI (DE) DAN KENCING MANIS


DISFUNGSI EREKSI (DE) DAN KENCING MANIS

Oleh: dr. M Faiq Sulaifi

Disfungsi ereksi didefinisikan dengan ketidakmampuan penis untuk menegang dan bertahan dalam rangka hubungan seksual. Dulu DE disebut dengan impotensi tetapi karena kata’impotensi’ terlalu berat di telinga pasien maka digunakanlah istilah DE.

Agar penis mampu ereksi (tegang) maka diperlukan 3 syarat:

  1. Persyarafan penis harus berfungsi dengan baik
  2. Sirkulasi darah ke penis harus adekuat
  3. Ada rangsangan yang kuat pada otak

Jika salah satu persyaratan tidak terpenuhi maka ereksi penis sulit terjadi.

Gambar: mekanisme terjadinya ereksi

Diabetes mellitus dengan DE

Penyakit DE terjadi sekitar 38-55% dari populasi pasien kencing manis (diabetes mellitus). Ini dapat menerangkan kenapa kebanyakan pria yang menderita kencing manis juga mengalami DE. Selain itu DE juga merupakan komplikasi dari penyakit-penyakit pembuluh darah (kardiovaskular) seperti hipertensi dan atherosklerosis.

Kenapa bisa terjadi?

Pada pasien kencing manis dan penyakit pembuluh darah, terjadi kerusakan endotel (sel permukaan dalam pembuluh darah) termasuk juga pembuluh darah penis. Kerusakan ini diakibatkan oleh adanya stress oxidative pada endotel akibat tingginya gula darah dan lemak darah. Endotel dalam keadaan normal bisa menghasilkan nitric oxide (NO) yang berguna untuk melebarkan pembuluh darah (vasodilatasi) penis. Dalam keadaan angiopati (rusaknya pembuluh darah), NO tidak dihasilkan sehingga pembuluh darah penis sulit melebar sehingga aliran darah ke organ erektil (corpus cavernosus dan corpus spongiosum) kurang adekuat sehingga terjadilah DE.

Gambar organ erektil penis

Penanganan

Pertama gula darah dan lemak darah harus dikontrol dengan obat-obat hipoglikemik (penurun gula darah) dan obat-obat penurun lipid seperti golongan statin, fibrat dan sebagainya.

Setelah itu dapat dicoba obat golongan penghambat fosfodiesterase untuk menghambat pemecahan NO seperti sildenafil (Viagra), vardenafil dan sebagainya. Dan  pada pasien dengan pemberian nitrat seperti pasien jantung koroner, pemberian sildenafil dan golongannya merupakan kontraindikasi.

Gambar: cara kerja viagra

Kemudian ditambahkan suplemen antioksidan seperti Vitamin C, E untuk menekan terjadinya stress oksidative.

Selain itu ada terapi lain seperti apomorphin yang diberikan sublingual (di bawah lidah) dapat merangsang pusat ereksi di otak.

Ada juga terapi injeksi alprostadil (prostaglandin E) secara intracavernosa tetapi pasien harus diberi tahu adanya kemungkinan priapismus (ereksi terlalu lama).

Terapi alternative terbaru adalah MUSE (Medicated Urethral System for Erection) yaitu berupa alat yang berisi alprostadil dalam polietilen glikol yang dimasukkan melalui uretra. Terapi ini telah berhasil pada 65% laki-laki penderita diabetes. Semoga tulisan ini bermanfaat.

Buku bacaan:

  1. Fisiologi Guyton edisi 11.
  2. Atlas of Diabetes Mellitus edisi 3
  3. Metabolic Syndrom and Cardiovascular Diseases
  1. Maret 21, 2010 pukul 6:02 pm

    thx ya info na ^^ bantu bgt ^^

  2. April 3, 2011 pukul 4:17 am

    Informasi yang sangat bermanfaat, pria maupun wanita perlu tahu ini,.thanks Dok..:)

  3. Januari 15, 2013 pukul 7:08 pm

    Its such as you learn my thoughts! You seem to understand a lot about this, like you
    wrote the e-book in it or something. I feel that you
    just can do with a few % to force the message home a bit, however instead of that, this is wonderful blog. A fantastic read. I will definitely be back.

  4. Februari 28, 2013 pukul 10:41 am

    You hit hit the spot there with a excellent posting with a
    lot of good information and facts

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: